Masih Lagi dan Lagi

Tak mengapa kisah cintaku menjadi kudapan seantero raya

Karena hanya melalui matamu aku belajar mengenai rasi bintang yang bercahaya

Tak mengapa jiwaku terkoyak dilumat tajam belati

Karena ketika melukai orang yang kukasihi, ada bagian dariku pula yang ku sakiti.

Langit yang dapat menjadi cermin masa depan kita kau abai

Sabana dimana perseteruan bisa berserakan dan rindu dapat berhamburan kau tak datangi

Cintaku yang paling bahari,

kau adalah kesukaranku yang tak akan pernah terbagi

Disharmonis yang selalu sulit tergerai

Namun aku masih merindukanmu lagi dan lagi

Previous
Previous

Warna Kuning yang Kau Suka

Next
Next

A Spring Blooms In The Night